Saturday, 21 December 2013

Kata orang, cinta ga butuh balasan.
Kata orang, cinta ga harus saling memiliki.
Kata orang, cinta bukan mengharapkan imbalan, tapi bagaimana kita memberi semuanya tanpa pamrih kepada orang yang kita cinta.
Kata aku, definisi cinta tergantung pada kepada siapa kita mencinta.
Cinta kepada Tuhan adalah cinta yang semestinya ada, karena Tuhan; kita tahu bahwa Tuhan mencintai kita dan memberi segala yang terbaik untuk kita.
Cinta kepada mama adalah cinta yang tulus, yang ada sebelum kita mengerti apa arti cinta itu sendiri.
Cinta kepada papa, adalah cinta kepada setiap peluh yang menetes dari kerja keras beliau.
Cinta kepada adik, adalah cinta karena mereka, adalah teman hidup kita yang tidak akan pergi saat yang lainnya pergi.
Cinta buat sahabat? Cinta yang ga butuh setiap hari ketemu untuk menjaga agar cinta itu tetap ada.
Cinta buat kamu... Membiarkan kamu bahagia? I think no, karena sakit ngeliat kamu senang tanpa aku. Aku tau aku bisa bikin kamu lebih bahagia dari ini, dan aku pingin kamu bahagianya sama aku. karena aku.
oh, maaf aku lupa bilang. Cinta itu egois.
dan yang terakhir, cinta untuk kalian. Aku gangerti ini jenis cinta macam apa (dan udah masuk kategori cinta apa bukan). Tapi yang jelas, definisi dari cinta untuk kalian cuma satu: mengagumi dari jauh. Bukannya aku ga berani untuk kenal lebih dekat sama kalian, tapi ada tembok─yang lebih kuat dari tembok jerman─yang buat aku berhenti untuk sekedar yaaa menyapa kalian. Tembok, yang dibuat oleh kebersamaan, rasa kasih sayang, cinta, dan rasa tak ingin kehilangan yang dibangun bersama yang lain. Bukan bersama aku. Dan aku masih tau diri, tau etika. Aku bukan siapa siapa untuk menghancurkan tembok yang sudah
dibangun dengan sulit, karena aku tau sendiri bagaimana rasanya merasakan tembok itu hancur. Sakit. Aku bukan siapa siapa dibanding dia yang sudah bersamamu selama itu. Seperti yang aku sudah bilang, kata orang, cinta itu tak harus memiliki. Karena nyatanya, banyak orang yang lebih mencintai sesuatu yang bukan miliknya─dalam kasusku dia milik orang lain─ dibanding mencintai dan menghargai apa yang selalu ada, yang selalu mencinta dengan penuh dan tanpa pamrih. Setuju atau tidak, pada ujungnya tetap saja, cinta buat kalian adalah mengagumi dari jauh. Itu saja sudah lebih dari cukup.
oh, satu lagi. Selamat bertambah usia, kalian.